Iritasi dan Gatal karena Pembalut: Penyebab dan Cara Mencegahnya

Pad Irritation and Itching: Causes and Prevention

Gatal, kemerahan, atau rasa perih di area kewanitaan saat haid cukup sering terjadi. Penyebabnya biasanya kombinasi dari gesekan, kelembapan, dan reaksi kulit terhadap bahan tertentu. Sebagian besar bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana.

Penyebab iritasi karena pembalut

  • Kelembapan dan panas. Darah haid dan keringat yang tertahan membuat kulit lembap terus-menerus. Iklim Indonesia yang panas dan lembap membuat kondisi ini lebih mudah terjadi.
  • Gesekan. Pembalut yang bergeser atau terlalu lebar bisa menggesek kulit lipatan paha dan bibir vagina, terutama saat berjalan jauh atau berolahraga.
  • Reaksi terhadap bahan. Sebagian orang bereaksi terhadap parfum, pewangi, atau bahan tertentu pada pembalut. Reaksi ini disebut dermatitis kontak.
  • Jarang mengganti pembalut. Pembalut yang dipakai terlalu lama menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur.

Cara mencegahnya

  • Ganti pembalut setiap 4 jam meskipun belum terasa penuh, atau lebih cepat bila terasa penuh atau lembap. Lihat Ganti Pembalut Berapa Jam Sekali?
  • Pilih pembalut tanpa parfum.
  • Pilih ukuran yang sesuai dengan aliran haid, agar pembalut tidak terlalu lebar dan tidak mudah bergeser.
  • Gunakan celana dalam berbahan katun yang pas, tidak terlalu ketat atau longgar.
  • Basuh area kewanitaan dengan air bersih dari depan ke belakang, lalu keringkan dengan cara ditepuk, bukan digosok.
  • Hindari sabun beraroma dan jangan menyemprotkan cairan ke dalam vagina (douching).
  • Jangan menggaruk area yang gatal, karena bisa membuat kulit lecet.

Kapan perlu ke dokter?

Temui dokter jika kulit melepuh, bernanah, atau sangat nyeri; jika kamu demam; jika keputihan berubah warna, menggumpal, atau berbau tidak sedap; atau jika gatal tidak membaik beberapa hari setelah haid selesai. Keluhan seperti ini bisa disebabkan infeksi yang memerlukan pengobatan.

Pembalut UMA dan kulit sensitif

Lapisan permukaan pembalut UMA dibuat dari 100% kapas organik bersertifikat Organic Content Standard (OCS), diproses tanpa klorin, dan dibuat tanpa parfum maupun deodorizer. Pembalut UMA telah diuji oleh Dermatest di Jerman pada 30 peserta dengan kulit sensitif selama 72 jam di bawah pengawasan dokter kulit. Tidak ditemukan reaksi kulit pada peserta, dan produk mendapat penilaian toleransi kulit Excellent.

Tetap ikuti langkah pencegahan di atas, apa pun pembalut yang kamu pakai. Pelajari juga cara membaca label pembalut di 3 Hal Penting tentang Pembalut Organik.

0 comments

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

***

This article is for informational purposes only, even if and regardless of whether it features the advice of physicians and medical practitioners. This article is not, nor is it intended to be, a substitute for professional medical advice, diagnosis, or treatment and should never be relied upon for specific medical advice.

Shop All ↓

Shop Now Shop Now Shop Now